Stanway Kritik Blackburn Soal Rencana Gaji

Spread the love

Berita Terupdate – Bintang tim nasional wanita Inggris, Georgia Stanway, mengecam mantan klubnya, Blackburn Rovers, atas rencana untuk hanya membayar pemain tim wanita dengan gaji minimum.1

Apa yang Terjadi?

Daily Mail melaporkan bahwa Blackburn hanya memiliki anggaran sebesar £100.000 (sekitar Rp 1,8 miliar) untuk tim wanita mereka pada musim mendatang. Ini berarti para pemain hanya akan menerima gaji minimum Inggris sebesar £11.44 (sekitar Rp 209.000) untuk mereka yang berusia 21 tahun ke atas. Stanway, yang kini bermain untuk Bayern Munich dan memulai kariernya di Blackburn, angkat bicara di media sosial untuk menyuarakan pendapatnya tentang masalah ini.

Kritik dari Georgia Stanway

Sebagai tanggapan atas berita tersebut, Stanway menulis di Twitter: “Saya dan banyak lainnya berhutang budi atas kesempatan yang diberikan Blackburn kepada kami saat kami masih muda. Sangat sedih melihat klub memilih untuk tidak mendukung tim wanitanya. Sepak bola dan orang-orang di Barat Laut membutuhkan Blackburn untuk terus mendukung perkembangan olahraga ini dengan semestinya!”

Gambaran yang Lebih Besar

Pemilik Blackburn, Venky’s, sedang dalam penyelidikan di India terkait sengketa pajak dan klub secara keseluruhan diduga sedang mengalami kesulitan keuangan. Terbukti dengan rencana untuk membayar tim wanita hanya £9.000 setahun. Klub asal Lancashire ini pernah melahirkan pemain bintang seperti Stanway dan Keira Walsh dari tim nasional Inggris. Serta pernah meminjam Ella Toone. Sekarang, klub tersebut sedang mengalami kesulitan, dengan 10 pemain hengkang setelah kontrak mereka berakhir minggu lalu.

Bagaimana Selanjutnya?

Masa depan tim wanita Blackburn terlihat semakin genting. Dikabarkan bahwa mereka akan beroperasi dengan kontrak kerja 16 jam per minggu. Dengan sesi latihan berlangsung Rabu hingga Sabtu; dan pertandingan diadakan pada hari Minggu. Laporan tersebut menambahkan bahwa 16 jam tersebut tidak termasuk perjalanan untuk pertandingan tandang atau akomodasi penginapan.

BACA JUGA : Adrien Rabiot Kecewaan dan Optimisme Jelang Perempat Final Euro 2024

Related Posts

Ronaldo Dicerca habis-habisan Karena ‘Egois yang Kelewatan’ di Euro 2024

Spread the love

Spread the loveBerita Terupdate – Mantan gelandang Liverpool dan Jerman, Dietmar Hamann, mencap Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang ‘egois’ dan meminta anak-anak untuk tidak mengikuti jejak pemain Portugal tersebut.1 Apa yang…

Seberapa Jauh Perbedaan Penilaian Ederson Antara Man City dan Al-Nassr?

Spread the love

Spread the loveBerita Terupdate – Meskipun Ederson sang penjaga gawang asal Brazil telah setuju untuk pindah ke Arab Saudi. Ternyata Manchester City dan Al-Nassr memiliki perbedaan penilaian yang cukup signifikan terhadap…

You Missed

Ronaldo Dicerca habis-habisan Karena ‘Egois yang Kelewatan’ di Euro 2024

Ronaldo Dicerca habis-habisan Karena ‘Egois yang Kelewatan’ di Euro 2024

Harapan Hurst Southgate Tetap Melatih Timnas Inggris

Harapan Hurst Southgate Tetap Melatih Timnas Inggris

Seberapa Jauh Perbedaan Penilaian Ederson Antara Man City dan Al-Nassr?

Seberapa Jauh Perbedaan Penilaian Ederson Antara Man City dan Al-Nassr?

Leicester City Women Miliki Pelatih Kepala Baru Pasca Pemecatan Kirk

Leicester City Women Miliki Pelatih Kepala Baru Pasca Pemecatan Kirk

Legenda Inggris Desak The Three Lions Gaet Jurgen Klopp sebagai Pelatih Berikutnya

Legenda Inggris Desak The Three Lions Gaet Jurgen Klopp sebagai Pelatih Berikutnya

Presiden Federasi Sepak Bola Kolombia Ramon Jesurun Franco Ditangkap Usai Insiden di Final Copa America

Presiden Federasi Sepak Bola Kolombia Ramon Jesurun Franco Ditangkap Usai Insiden di Final Copa America