Chelsea Tak Lagi Incar Pemain Puncak Karier, Strategi Transfer Baru?

Spread the love

Berita Terupdate – Chelsea tampaknya mengubah prioritas transfer mereka di musim panas ini. Mereka tidak lagi mengincar pemain yang sedang berada di puncak performa1.

Apa yang Terjadi?

Menurut The Athletic, Chelsea akan lebih fokus untuk “menggandakan” perekrutan talenta muda dan menarik di setiap jendela transfer. Sebelumnya, klub ini dikenal sering mendatangkan pemain bintang internasional yang sudah mapan – seperti Raheem Sterling dan Christopher Nkunku. Namun, sekarang mereka akan memburu talenta muda yang bisa berkembang bersama klub.

Gambaran yang Lebih Besar

Hal ini terlihat jelas dengan perekrutan pemain sayap muda berusia 17 tahun, Estevao Willian dari Palmeiras, yang didatangkan dengan biaya sekitar £29 juta (€34 juta/$37 juta). Selain itu, The Blues juga sedang bernegosiasi dengan Aston Villa untuk pemain muda internasional Inggris, Omari Kellyman, dengan nilai transfer diperkirakan mencapai £19 juta ($24 juta/€22 juta).

Tahukah Anda?

Bahkan sebelum potensi perekrutan Kellyman, Chelsea telah menghabiskan lebih dari £150 juta (€177 juta/$189 juta) untuk pemain remaja sejak Todd Boehly dan Clearlake Capital mengambil alih klub pada tahun 2022.

Langkah Selanjutnya untuk Chelsea

Dengan kedatangan pemain seperti Kellyman, tentu harus ada pemain yang keluar untuk memberi ruang. Bek kiri Ian Maatsen, yang dipinjamkan ke Borussia Dortmund musim lalu, dikabarkan akan segera bergabung dengan Villa. Pemain lain seperti Conor Gallagher, Sterling, dan David Datro Fofana juga dikaitkan dengan pintu keluar.

Mengapa Strategi Ini Diambil?

Strategi baru ini adalah pertaruhan yang diperhitungkan. Meskipun pemain mapan menawarkan pengalaman dan dampak langsung, talenta muda hadir dengan janji pengembangan jangka panjang dan potensi pengembalian investasi yang lebih tinggi jika berhasil dibina dengan sukses.

Menuju Masa Depan

Keberhasilan strategi transfer baru ini akan bergantung pada kemampuan Chelsea untuk mengidentifikasi pemain muda yang tepat. Mengintegrasikan mereka secara efektif ke dalam skuat, dan memberi mereka lingkungan yang diperlukan untuk berkembang menjadi pemain kelas dunia. Hanya waktu yang akan memberi tahu apakah perubahan fokus ini akan membawa mereka kembali ke puncak sepak bola Inggris dan Eropa.

Baca Juga : Manchester United Gagal Raih Peringkat Higiene Penuh Usai Insiden Keracunan Makanan

Related Posts

Ronaldo Dicerca habis-habisan Karena ‘Egois yang Kelewatan’ di Euro 2024

Spread the love

Spread the loveBerita Terupdate – Mantan gelandang Liverpool dan Jerman, Dietmar Hamann, mencap Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang ‘egois’ dan meminta anak-anak untuk tidak mengikuti jejak pemain Portugal tersebut.1 Apa yang…

Seberapa Jauh Perbedaan Penilaian Ederson Antara Man City dan Al-Nassr?

Spread the love

Spread the loveBerita Terupdate – Meskipun Ederson sang penjaga gawang asal Brazil telah setuju untuk pindah ke Arab Saudi. Ternyata Manchester City dan Al-Nassr memiliki perbedaan penilaian yang cukup signifikan terhadap…

You Missed

Ronaldo Dicerca habis-habisan Karena ‘Egois yang Kelewatan’ di Euro 2024

Ronaldo Dicerca habis-habisan Karena ‘Egois yang Kelewatan’ di Euro 2024

Harapan Hurst Southgate Tetap Melatih Timnas Inggris

Harapan Hurst Southgate Tetap Melatih Timnas Inggris

Seberapa Jauh Perbedaan Penilaian Ederson Antara Man City dan Al-Nassr?

Seberapa Jauh Perbedaan Penilaian Ederson Antara Man City dan Al-Nassr?

Leicester City Women Miliki Pelatih Kepala Baru Pasca Pemecatan Kirk

Leicester City Women Miliki Pelatih Kepala Baru Pasca Pemecatan Kirk

Legenda Inggris Desak The Three Lions Gaet Jurgen Klopp sebagai Pelatih Berikutnya

Legenda Inggris Desak The Three Lions Gaet Jurgen Klopp sebagai Pelatih Berikutnya

Presiden Federasi Sepak Bola Kolombia Ramon Jesurun Franco Ditangkap Usai Insiden di Final Copa America

Presiden Federasi Sepak Bola Kolombia Ramon Jesurun Franco Ditangkap Usai Insiden di Final Copa America